• (0274) 391007, 391288
  • rsudwonosari06@gmail.com

PEMERINTAH TUNJUK RSUD SAPTOSARI YANG BERLOKASI DI JALAN JALUR LINTAS SELATAN (JJLS) MENJADI TEMPAT KARANTINA PASIEN REAKTIF COVID-19


Sempat mendapat penolakan dari warga, Pemkab Gunungkidul akhirnya menetapkan isolasi masal pasien Covid 19 berada di RS Saptosari. Sebelumnya pemkab memilih isolasi sementara akan ditempatkan di Gedung Kesenian Gunungkidul lantaran masih ada perbaikan. Kepala Desa Baleharjo, Agus Setiawan mengatakan, ada penolakan warga Baleharjo mengenai rencana penggunaan Gedung kesenian sebagai tempat isolasi. Warga mengaku resah lantaran tidak ada koordinasi dan sosialisasi dengan pemerintah desa.

"Warga resah takut tertular selain itu tidak ada koordinasi dengan kami (pemerintah desa) sehingga warga menolak," kata Agus kepada media, selasa (28/4/2020).

Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi mengatakan, pemindahan sementara tempat karantina di Gedung Kesenian lantaran masih ada perbaikan yang harus dilakukan.Disisi lain harus ada 11 warga Gadungsari, Wonosari, yang segera mendapat karantina. "Gedung kesenian menjadi lokasi alternative karena memiliki ruangan yang memadai. Namun lokasi ini tidak jadi digunakan karena adanya keluhan dari warga sekitar yang takut akan penyebaran," ungkapnya.

Immawan menjelaskan, tim medis terus melakukan penelusuran penularan Covid 19 di daerah yang dinyatakan memiliki pasien positif. Total hingga saat ini lebih dari 160 warga yang diperiksa dengan dilakukan rappid tes. Dari tes cepat ini ada 19 warga yang menunjukan reaksi positif. Namun demikian Immawan mengatakan hasil tes cepat tidak memiliki akurasi yang baik dan masih menunggu keputusan tes swab.

"Hasil kemarin ada penambahan tiga pasien positif. dan sebelas warga lainnya masih menunggu,” katanya.

Sebanyak 19 warga kini harus mendapatkan karantina di RS Saptosari. Pasien tersebut sudah mulai dipindahkan oleh petugas menempati RS yang berada di pinggir Jalan Jalur Lintas Selatan atau JJLS tersebut. "Tidak ada polemik lagi, lokasi karantina tetap di RS Saptosari," tegas Immawan.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty memastikan pasien positif corona di Gunungkidul bertambah. Adapun kasus bertambah tiga sehingga total ada delapan warga yang dinyatakan positif. Penambahan kasus tersebut merupakan pengembangan dari penularan di Dusun Gadungsari, Wonosari sehingga di wilayah ini sudah ada enam warga yang terpapar. Tiga tambahan kasus inimasuk dalam kategori Orang Tanpa Gejala atau OTG.

"Ketiga warga juga sudah menjalani perawatan di RSUD Wonosari. “Jadi total ada enam orang yang Masih dirawat,” ucapnya dalam pesan singkat.

Sumber :  http://rri.co.id/yogyakarta/post/berita/829466/kesehatan/pasien_reaktif_covid_19_jalani_karantina_di_rs_saptosari.html

(UPKRS, 2020)

  • By admin
  • 29 April 2020
  • 17

Berita Terbaru


Pelajar SD Terjatuh ke Sungai di Wonosari, RSUD Wonosari Berikan Penanganan Cepat

Wonosari – Seorang siswa sekolah dasar mengalami kecelakaan air setelah…

RSUD Wonosari Selenggarakan Orientasi Pegawai Baru untuk Perkuat Implementasi BLUD

Wonosari, 01/4/2026 - RSUD Wonosari menyelenggarakan orientasi pegawai baru selama…

Penguatan BLUD 2026, RSUD Wonosari Bekali dan Tetapkan 131 Peserta

Wonosari,28/03/2026 - RSUD Wonosari menyelenggarakan kegiatan Pembekalan dan Penandatanganan Surat…

Apel Bersama dan Halal Bihalal Pererat Kebersamaan Keluarga Besar RSUD Wonosari

Wonosari, 24/03/2026 - Keluarga besar RSUD Wonosari menggelar apel bersama…

Bupati Gunungkidul Tinjau Langsung Kesiapan Layanan RSUD Wonosari Jelang Lebaran

Wonosari, 18/03/2026 - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melakukan kunjungan langsung ke…